Rabu, 29 April 2020

12 pergi

Pergi

 

  Sebuah perjalanan dari barat ke timur, untuk mencari seseuatu yang amat berharga dan sangat indah. Semua orang mengira dia adalah orang gila karena dia begitu tergila-gila akan suatu hal yaitu cinta. Dia melakukan perjalanan yang begitu jauh sekali, dia lupa akan tujuan dia untuk menjadi seorang insinyur. Mencari sesuatu yang dia anggap itu sangat penting padahal hasilnya sudah akan pasti nihil. Setiap orang memandanginya seperti terheran-heran badannya penuh dengan debu jalanan dan wajahnya terlihat sangat kusam. Pada pagi hari
dia akan berjalan mengikuti kata hatinya untuk mengejar cinta, siang hari dia akan terus berjalan sampai sore hari dan ketika malam tiba dia akan mencari tempat untuk dia meratapi cinta yang sedang ia kejar.


    Dia menjadi seperti orang yang sudah kehilangan akal pikirannya, tidak ada satupun orang yang mengakui kalo dia adalah keluarganya. Hidupnya ditentukan oleh arah mata angin, dia ingin mengejar cinta yang selama ini belum dia dapatkan. Sebetulnya dia sangatlah cerdas dia sangat pandai tapi karena sebuah cinta dia begitu terlihat bodoh. Ketika dia sampai pada tujuannya apa yang terjadi? Dia menemukan cinta yang selama ini dia cari dan dia kejar. Mungkin semua perjuangan yang dia lakukan terlihat bodoh bagi orang yang melihanya tapi tidak bagi cinta, bagi cinta itu adalah sebuah perjuangan dan pengorbanan untuk mendapatkan cinta.

    Terlihat seorang gadis cantik sedang mengajar di sebuah sekolah taman kanak –kanak, dia terlihat bahagia sekali bercanda tawa dengan anak didiknya. Sorotan mata yang begitu tajam melihat gadis itu. Seketika orang yang berada disana merasa ketakutan karena penampilan seorang pemuda yang amat sangat jelek, apa kalian pernah melihat orang gila? Ya kurang lebih tampilan pemuda itu seperti orang gila yang tidak pernah mandi selama berbulan-bulan. Tapi kekuatan cinta membuat gadis tersebut mengenali siapa laki-laki di balik rupa yang sangat jelek itu.

“ Reza? Sedang apa kamu disana?”
“ aku cinta kamu xena.”
Apa yang kalian pikirkan seorang pemuda tampan mengejar cinta yang dia dambakan, sampai-sampai dia kehilangan arah untuk kehidupannya tapi tidak arah untuk cintanya.
Semua orang melihat reza dan xena, mereka terdiam begitu lama dan akhirnya datang seorang laki-laki yang begitu gagah dan tampan menghampiri mereka berdua.
“ xena? Siapa pemuda itu, sepertinya aku tidak pernah melihatnya.”
“ dia kawan lamaku dika, kita sahabat waktu SMP,”
“ lalu apa urusan dia kemari?”
“ cinta! Saya cinta kepada xena!” jawan reza dengan sangat lantang.
“ oh kamu pacar lamanya ya?”
“ saya cinta pertama dan terakhir xena!”
“ za, aku ini sahabatmu mana mungkin aku cinta terhadapmu.” Ucap xena
“ udah-udah jangan berantem di sini, kita masuk ya.”

Dika mengajak reza dan xena untuk masuk ke ruangan nya, kalian sudah menebak dika adalah pemilik sekolah disana. Sembari menungu seseorang yang akan memandikan reza, dika memberikan waktu kepada mereka untuk berbincang. Selama mereka berdua berbincang yang terucap dari mulut reza adalah cinta. “ aku cinta kamu xena, aku tidak ingin kamu pergi! Aku sayang kamu xena, sudah sejak lama aku mencarimu.” Kata itu yang selalu terucap dari mulutnya, setelah reza rapih dan bersih dika mengajaknya untuk ke psikolog agar dia segera mendapatkan pengobatan. Dengan bujuk dan rayu xena akhirnya reza mau untuk di periksa.

Setelah mendapatkan pengobatan reza tinggal di rumah xena bersama kedua orang tua xena. Setiap hari mereka kemana-mana bersama dan seiring berjalannya waktu reza mau kembali belajar dan mau mengenal dunia selain xena. Reza berteman dengan dika, mereka dekat dan terkadang mereka bermain sepak bola bersama, xena sangat senang mereka bisa berteman karena reza sangat sulit diajak untuk berkomukasi. Dika sangat perhatian kepada reza sampai-sampai dia rela mengeluarkan banyak uang untuk penyembuhan reza, walaupun kemungkinan untuk sembuh sedikit tapi xena dan dika berusaha untuk mengembalikan akalnya.

Hubungan reza dan xena semakin dekat,bisa dibilang mereka sangat serasi sekali ditambah reza sangat tampan melebihi ketampanan dika. Hanya saja reza terlihat seperti orang bodoh yang tidak tau arah untuk melangkah, karena yang dia tahu hanya lah cinta terhadap xena, reza memang sudah menyukai xena sejak lama dan karena xena bersekolah di luar negri reza tidak bisa mengejarnya karena reza tidak mempunyai cukup uang untuk ke sana, setiap hari yang reza pikirkan hanya xen dan xena, sampai akhirnya dia terobsesi sebuah kata yaitu cinta, dengarkan kata cinta maka kau akan bertemu dengannya. Karena kata cinta reza kehilangan akal dan pikirannya. Karena reza sudah menemukan cinta yang dia cari selama ini, perlahan kondisinya membaik, reza senang berada dekat dengan xena, reza selalu menghabisakan waktu dengan xena, di luar ataupun di dalam rumah. Xena menemani setiap waktu reza dan akhirnya xena menyimpan rasa terhadapnya. Saat menjelang tidur xena berniat memberi tahu dika masalah itu, tapi xena memutuskan untuk membetitahukan dia esok pagi karen dia rasa sudah terlalu larut untuk mengirimi dia pesan.

Keesokan harinya xena mengajak dika bertemu di sebuah cafe sederhana dekat rumahnya. Disana xena menceritakan kalo dia nyaman dengan reza dan dia ingin menjaga reza sampai dia sembuh dan dia ingin segera menikah dengan reza. Dika mendukung rencana xena, saat itu xena sangat senang dan dia ingin segara menyampaikan itu kepada kedua orangtuanya. Namun dika memberisaran untuk tidak memberitahukan mereka terlebih dahulu, karena melihat kondisi reza yang belum betul-betul satabil. Ya tentu saja xena menerima saran dika karena hanya dika yang menjadi penasihatnya saat ini.

Kedekatan reza dan xena semakin hari semakin dekat dan terkadang orangtua murid mengira mereka psangan dan sangat terlihat serasi, karena yang satu tampan yang satu cantik dan manis. Setelah mempertimbangkan beberapa bulan, akhirnya xena memberitahukan orangtuanya masalah keinginannya menikah dengan reza. Tapi sayangnya keduanya menolak dan tidak ingin mempunyai menantu cacat seperti reza tapi xena terus mayakinkan keduanya agar merestui tapi sayangnya belum membuahkan hasil, dan tentu sajah xena membawa dika kedalam masalah itu, dan dika menyetujuinya dia akan membantu meyakinkan kedua orangtua xena. Dika meyakinkan mereka untuk melaksanakan pernikahan natara reza dan xena. Akhirnya setelah bebrapa kali mereka berjumpa orangtua xena luluh dan memberikan restu untuk mereka menikah. Dan acara pernikahan mereka akan dilakasanakan bulan mei, dua bulan setelah mereka merestui karena kedua orangtuanya masih ragu dengan pilihan anaknya.

Xena sangat percaya terhadap dika, jadi dia percayakan reza kepada dika ketika xena harus mengantar anak-anak berkemah. Reza dan dika selalu bersama, saat mereka berdua sajah tanpa ada xena disampinganya dika berbincang dengan reza  dan sangat serius.
“ za, lo udah lama kenal xena?”
“ ya.”
“ lo taukan dia cantik?”
“ ya,”
“ lo tau kan gua juga suka xena?”
“ iya.”
“ terus! Kenapa lo ngga nolak dia pas dia mau jadiin lo suaminya.!!”
“ ya karena gua suka dia.”
“ dengerin ya, xena tuh ngga pernah suka sama lo! Dia itu Cuma iba liat lo kaya orang sinting! Lagian cewe cantik kaya dia masa sih mau nikahin cowo yang ngga punya otak kaya lo., dia juga pernah ngeluh cepe ngurusin lo dan kadang dia nangis ke gua minta di hibur karena cape kemana-mana sama lo.”
“ tapi dia ngga pernah bilang gitu.”
“ ya karena lo ngga bakal ngerti, lo tau di itu suka sama gua! Gua sengaja keluarin uang banyak buat pengobatan lo karena gua sayang sama xena, lo ngga liat apa seberapa berjuang gua buat dapetin dia?”
“ jadi?”
“ gue pengen lo pergi dari sini dan ngga usah balik lagi kesini!”
“ terus acara pernikahan xena gimana?”
“ ya elah lo ngga usah pusing biar gua yang urus, lagian lo tuh bukan cinta sama dia kan? Kalo lo cinta kedia apa yang lo kasih kedia selama ini! Lo itu Cuma nyusahin xena! Xena harus menanggung malu kemana-mana bareng sama orang dungi kaya lo!” sembari mendorong badan reza hingga terjatuh.
“ gua ngga mau pergi sebelum gua denger sediri xena yang bilang!”
“ ok lo mau dengerin suara dia kan nih gua kasih. Lo denger baik-baik ya!!”
“ halo xena!”
“ hai, apa?”
“ lo ngga sibuk kan?”
“ ngga sih kenapa?”
“ lo cinta ngga sama reza?”
“ idih apaan banget sih ngga lah, boro-boro suka yang ada gua gedek liatnya. Jijik banget sumpah. Jangankan jadi pacarnya deket dia ajah gua enek banget!”
“ ya udah iya dah ya.”
“ ok!”

Mungkin sekilas seperti percakapan telpon asli, tapi itu adalah editan dan rekaman suara xena saat akan melakukan pertunjukan di kampusnya dulu, dika sudah mempersiapkan semuanya dengan matang dan tidak ada satupun yang tidak dia rencanakan. Sejak awal dia berbuat baik kepada xena kepada keluarganya dan kepada reza hanya semata-mata untuk meluluhkan hati mereka nantinya. Dia merencanakan semuanya dengan matang dan tidak ada satupun yang tertinggal, dan acara kemah itu reza yang adakan bukan karena ada acara bulanan ataupun apa dia sengaja membayar sekolah lain unruk mengadakan acara tersebut agar terkesan acara itu memang diadakan karena acara bulanan. Semua sudah direncanakan dengan matang.

“ jadi gimna bro? Lo mau pergi atau lo mau tinggal setelah lo denger xena ngomong kaya gitu?”
“ ok, gua bakalan lupain xena dan gua ngga akan pernah kembali lagi dengan dia.”
“ ok bagus deh!”
“ tapi inget cinta akan mengalahkan semuanya!”
“ tenang ajh kalo xena cinta sama lo xena ngga bakalan bilang kaya gitu.”
“ ok, salam buat xena.”
“ perlu gua anter ngga?”
“ ngga !”

Reza meninggalkan dika yang sedang berada di ruangan itu, reza sangat sakit hati kala itu. Cinta yang selama ini dia perjuangkan dan cinta yang selama ini ia kejar hanya cinta yang hambar dan tidak mengandung makna apa-apa. Pada akhirnya reza meninggalkan semua kenangannya dengan xena selama berbulan-bulan itu. Reza mengunjungi taman dimana mereka menghabiskan waktu siang, reza tak lupa mendatangi rumahnya dan tempat lainnya yang pernah dia kunjungi dengan xena. Lianangan air mata terus mengalir di wajah reza, samapai dia tidak ingin mengingat nama xena dikepalanya, wanita yang cantik dan baik di depannya kenapa harus buruk di belakangnya.
Perdebatanpun dimulai xena dan dika berdebat mengenai reza. Dika berkata jika reza mengejar busa yang membawa xena dan anak-anak, tapi xena tidak percaya itu dia melaporkan kejadian itu ke kantor polisi namun sudah 2 bulan tidak ada kabar dan tidak ada infoemasi tentang reza sama sekali. Akhirnya kesempatan untuk dikapun terbuka lebar. Ketika seorang wanita sedang terpuruk lalu doa datang sebagi heronya.

Xena menangis di pelukan dika, membuat dika semakin yakin jika lusa dia melamarnya dia tak akan menolak. Akhirnya dika mendatangi kedua orangtua xena bersama dengan kedua orangtuanya untuk melamar xena, dan tentu sajah mereka langusng menerimamanya karena dika terkesan sangat baik di keluarga xena. Mereka menikah 1 bulan setelah lamaran, mungkin sangat singkat tapi semuanya sudah terkonsep degan matang.
Setelah menikah dika dan xena pindah ke singapur karena dika ada projek di sana, dan harus bekerja disana. Mungkin itu bukan hanya sekedar bisnis tapi itu adalah bagian rencana dika untuk menjauhkan xena dengan reza. Dika tidak ingin reza kembali kepada xena.
.
.
.
.
Tamat.

Pesan dari saya “ jangan pernah mengambil keputusan ketika kita sedang emosi, karena itu akan berakibat buruk untuk kita. Cinta boleh saja kita kejar tapi jagan sampai membuat kita kehilangan akal dan pikiran jernih kita, memang terkadang orang bodoh karena cinta. Tapi jangan mau kita di bodohi oleh cinta.”

Tidak semua cinta diperjuangkan lalu kita bisa dapatkan terkadang kita harus pergi meninggalkan karena sebuah kesalah pahaman. MAKA JANGAN SALAH MENENTUKAN PILIHAN.

Terimakasih sudah berkunjung, jangan lupa tinggalkan komentar ya guys. Hehehheh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LUKAKU

Andai saja aku bisa memutar waktu, aku tidak ingin terlahir ke dunia ini. menjadi anak pertama sekaligus kaka dari kedua adikku adalah hal y...