Rabu, 27 Mei 2020

18 Bersamamu Melukaiku (part02)


Part 02
Bersamamu Melukaiku





Mohon maaf membuat kalian menunggu terlalu lama. Heheheheh

Setelah Raka mengantar Erlin ke rumahnya mereka jadi sedikit dekat dan Erlin memiliki seseorang yang bisa menemani harinya sekaligus berbagi sedikit tentang persoalannya.

Erlin kembali menjadi juara kelas dengan usahanya sendiri, ia tidak pernah menyangka jika bisnis Ayahnya telah berakhir karena sebuah kesalahan yang ia buat bersama Ibunya, berinvestasi kepada seorang penipu. Ya, begitulah hidup kadang di atas dan kadang di bawah, roda kehidupan akan selalu berputar jadi kita tidak boleh menyombongkan diri. Dengan uang dan kekayaan semua orang akan merasa berbangga diri dan paling di hormati, namun semua itu tidak akan kekal karena itu hanya sebuah titipan.


Semua orang membanggakan Erlin beserta keluarganya saat mereka kaya raya dan memiliki segalanya, namun ketika semuanya lenyap maka semua orang akan meninggalkan mereka dan tidak akan memperdulikannya lagi. Tapi keluarga Raka tidak seperti itu, mereka meperlakukan Erlin dengan sangat baik seperti kepada anak nya sendiri. Raka sangat senang Erlin di sambut baik oleh kedua orangtunya.

Ayah dan Ibu Erlin kembali berusaha untuk emmbangkitkan bisnis mereka yang telah hancur. Perlahan namun pasti.

3 tahun kemudian ....

Erlin dan Raka berkuliah di tempat yang sama, waluapun bukan kampus ternama tapi mereka sangat senang, mereka menjadi sahabat dekat. Awalnya mereka banyak yang mengolok tapi karena mereka mengabaikan segala hal yang menurut mereka tidak penting semua berlalu dengan sendirinya.

Hari ini akan menjadi hari yang istimewa bagi Erlin, tentu saja Raka akan memberinya sebuah kejutan seperti tahun- tahun sebelumnya. Walaupun Raka tau ini akan terjadi lagi namun ia tidak pernah mundur karen ia sangat mencintai Erlin sejak lama.

Acara ulang tahun Erlin berlangsung di gedung yang cukup luas dan megah, Raka datang dengan pakaian yang sederhana dan sebuah kado di tangan kanannya. Semua orang menatapnya dengan heran dan tentunya mereka akan menertawakan Raka disana, setelah beberapa menit Raka duduk di kursi dan menikmati beberapa cemilan yang di hidangkan Erlin turun dari tangga dengan seorang laki-laki yang sangat Raka kenal. Mereka sangat serasi dan sangat mempesona, semua orang langsung terfokus kepada mereka, apalah daya Raka yang hanya sebatas sahabat saja.

Setiap urutan acara berjalan dengan lancar tanpa hambatan, namun Raka belum memberkan kado kepada Erlin. Raka tau, kejadian seperti tahun sebelumnya akan terjadi lagi. Ia dipermalukan dan terus di hina, tapi kali ini Raka memberikan kado setelah semua orang pergi.

“ Erlin.?”  sapa Raka.
“ Eh Raka, kenapa ?” dengan nada seperti merendahkan.
“ Ini kado buat kamu Er, maaf ya Cuma itu yang bisa aku kasih.” menyerahkan kado kepada Erlin lalu pergi.

Raka selalu menemani Erlin bagaimanapun keadaannya, namun di hadapan semua orang Raka bukanlah siapa-siapa. Namun Raka tidak pernah sedikitpun menjauhi Erlin, dia tetap menjadi sahabat Erlin. Ibaratkan sebuah drama, di belakang semua orang Erlin dekat dengan Raka namun di depan semua orang ia menjadi orang asing. Dan itulah yang Raka rasakan setiap harinya.

Tidak semua orang dapat bertahan dengan setiap sikap orang seperti Erlin, bertahun-tahun Raka berjuang untuk mendapatkan hati Erlin namun sepertinya Raka harus mundur karena Erlin sudah di jodohkan dengan teman masa kecilnya. Raka ingin Erlin tau apa yang sebenarnya ia rasakan pada saat dulu dan sampai sekarang. Mungkin harusnya Raka melakukan semua itu sejak dulu namun Raka belum punya keberanian untuk manyatakan perasaannya.

Raka melihat pelaminan yang begitu indah dan megah, terlihat mata Raka berkaca-kaca meliahatnya.

Prosesi pernikahan berjalan lancar dan dihadiri oleh orang-orang penting karena pernikahan itu adalah pernikahan yang sudah direncanakan karena menyatukan dua perusahaan besar. Raka memberikan ucapan selamat kepada Erlin dan Dion, ada rasa sedih yang Raka sembunyikan di balik senyum lebar Raka ketika menghampiri Erlin.

“ Er, aku suka sama kamu.”  sedikit berbisik. “ Selamat ya semoga bahagia.” lalu berjalan meninggalkan Erlin

Wajah Erlin terlihat sangat terkejut, namun Raka segera meninggalkan gedung tersebut.


Raka mengirim pesan kepada Erlin sebelum dia pergi ke Luar Negeri.
“ Er, aku emang suka sama kamu sejak dulu. Aku selalu menemani kamu dalam suka maupun duka, namun kamu selalu menganggap aku seperti sampah di depan semua orang. Tapi, aku bahagia pernah menjadi bagian dari hidup kamu Er. Semoga dengan adanya Dion bisa membuat kamu bahagia dan tetap tersenyum. Makasih ya Er.
Bersama kamu itu sangat melukaiku, mungkin kau yang terlalu bodoh bertahan dengan wanita yag sudah jelas tidak ingin bersamaku, dan mungkin tidak ada wanita yang mau dengan laki-laki sepertiku yang datang dari keluarga yang biasa saja.
Padahal aku tahu bersamamu itu sangat sudah jelas dan sangat jelas melukaiku, namun karena aku mencintaimu aku berusaha menahan semuanya. Berjuang sediri tidaklah mudah Er. Aku akan pergi ke Luar Negeri bersmaa keluargaku. Jangan khawatir aku akan bahagia.”

Erlin tidak menjawab pesan Raka sama sekali, Raka memang menunggu jawaban Erlin karena ia tidak tau apakah Erlin juga mencintainya ataukah tidak meperdulikannya sama sekali. Raka selalu berharap gadis yang ia suka itu bahagia dengan pilihannya dan ia pun harus bahagia dengan pilihannya.



Tamat ...

Hidup adalah sebuah pilihan, jadi jangan pernah salah memilih. Setiap pilihan akan ada konsekuensi masing-masing, jadi kita harus menerimanya. Menunggu hingga waktu yang tepat memang baik namun kenapa tidak mengambil sebuah kesempatan jika itu ada? Karena kesempatan tidak akan pernah datang dua kali.

Next aku posting tiap hari lagi, karena di rumah aku ngga bisa berkeliaran di dunia khayalan. Aku lebih senang dunia nyata. Maaf membuat menunggu.

Terimaksih sudah berkunjung kawan ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LUKAKU

Andai saja aku bisa memutar waktu, aku tidak ingin terlahir ke dunia ini. menjadi anak pertama sekaligus kaka dari kedua adikku adalah hal y...